Benarkah Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih Dongeng yang Sama?


Ringkasan: Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih bukan cerita yang identik, tapi keduanya masuk kategori tipe cerita yang sama dalam indeks folklor internasional, yaitu ATU 510A. Kemiripannya ada di struktur cerita: anak tiri yang dianiaya, penolong gaib, dan pengakuan identitas di akhir kisah.

Apa itu ATU 510A, dan kenapa dua dongeng ini disebut “sama”?

Benarkah Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih Dongeng yang Sama?

Klaim “Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih adalah dongeng yang sama” berasal dari sistem klasifikasi folklor, bukan dari kesamaan cerita kata demi kata. Sistem itu bernama Indeks Aarne–Thompson–Uther (ATU), alat baku yang dipakai peneliti folklor untuk mengelompokkan dongeng dari berbagai negara berdasarkan struktur plot yang sama, bukan berdasarkan bahasa atau lokasi asalnya.

Dalam indeks ini, Cinderella masuk tipe cerita ATU 510, yang disebut “Pahlawan Perempuan yang Dianiaya” (Persecuted Heroine), dengan subtipe ATU 510A khusus untuk pola Cinderella. Folkloris Indonesia James Danandjaja, dalam bukunya tahun 1972 tentang bibliografi folklor Jawa, turut mengelompokkan Bawang Merah Bawang Putih ke dalam tipe ATU 510A yang sama.

Jadi “sama” di sini berarti: kedua cerita berbagi kerangka plot inti yang sama, bukan bahwa satu cerita menyalin cerita lainnya.

Kerangka Plot yang Membuat Keduanya Sekeluarga

Benarkah Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih Dongeng yang Sama?

Tipe cerita ATU 510A punya empat unsur inti yang selalu muncul di semua variannya, termasuk di kedua dongeng ini:

  1. Anak tiri yang dianiayatokoh utama diperlakukan buruk oleh ibu tiri dan saudara tiri setelah kehilangan orang tua kandung.
  2. Penolong gaib yang terhubung dengan ibu kandung — biasanya berwujud hewan atau tumbuhan yang menjadi simbol arwah ibu yang telah tiada.
  3. Momen tampil di depan umum — tokoh utama muncul dalam wujud istimewa di sebuah acara, lalu dikenali oleh calon pasangan berstatus tinggi.
  4. Pengakuan identitas dan pembalasan — kebenaran terungkap, tokoh utama mendapat kebahagiaan, sementara pihak jahat mendapat ganjaran.

Cinderella: Dari Ye Xian di Tiongkok sampai Versi Eropa

Versi Cinderella tertua yang tercatat bukan versi Eropa yang populer sekarang. Menurut kajian folklor, teks ATU 510A tertua yang masih ada adalah kisah Ye Xian dari Tiongkok, ditulis pejabat Dinasti Tang bernama Duan Chengshi dalam kumpulan cerita Youyang Zazu (Miscellaneous Morsels from Youyang), sekitar abad ke-9 Masehi.

Dalam Ye Xian, tokoh utama adalah gadis yatim piatu yang disiksa ibu dan saudara tirinya. Satu-satunya penghiburannya adalah seekor ikan ajaib, yang setelah dibunuh dan tulangnya dikubur, memberinya pakaian indah untuk menghadiri festival. Ia kehilangan satu sepatu, yang kemudian ditemukan raja dan berujung pada pernikahan mereka.

Ada juga versi yang lebih tua secara catatan tertulis, yaitu kisah Rhodopis yang dicatat sejarawan Yunani Strabo, tentang budak perempuan Yunani yang menikah dengan raja Mesir setelah sandalnya ditemukan. Namun para peneliti folklor mencatat kisah ini belum memuat unsur ibu tiri jahat dan penolong gaib, sehingga dianggap kerabat jauh, bukan versi penuh ATU 510A.

Versi Eropa yang paling dikenal luas datang belakangan: Cendrillon oleh Charles Perrault (1697) dan Aschenputtel oleh Grimm bersaudara (1812).

Bawang Merah Bawang Putih: Asal-Usul di Nusantara

Benarkah Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih Dongeng yang Sama?

Bawang Merah Bawang Putih adalah dongeng rakyat Indonesia dan Malaysia. Versi cetak paling awal yang terdokumentasi berbahasa Belanda, berjudul “Een Inlandsch sprookje”, terbit tahun 1904 pada masa kolonial. Pada akhir abad ke-20, penulis Murti Bunanta menghimpun 29 varian cerita ini dalam satu antologi tahun 1998 untuk merekam perbedaan versi di tiap daerah.

Alur intinya: Bawang Putih, gadis baik hati, disiksa ibu tiri dan saudara tirinya bernama Bawang Merah. Ikan ajaib — titisan arwah ibu kandungnya — menjadi penolongnya, sampai ikan itu ditangkap dan dimasak oleh keluarga tirinya. Dari sisa tulang ikan itu tumbuh pohon yang menjadi sumber pertolongan gaib berikutnya.

Titik pengenalan tokoh utama tidak memakai uji sepatu seperti Cinderella Eropa. Bawang Putih dikenali lewat sebuah ayunan ajaib yang hanya mau bergerak untuknya, saat sang pangeran mencari pemilik suara merdu yang pernah didengarnya.

Tabel Perbandingan Struktur

Benarkah Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih Dongeng yang Sama?
Unsur CeritaCinderella (Ye Xian / Eropa)Bawang Merah Bawang Putih
Tipe ATU510A510A (menurut Danandjaja, 1972)
Penolong gaibIkan ajaib (Ye Xian) / burung dan pohon (Eropa)Ikan ajaib, lalu pohon dari tulang ikan
Simbol ibu kandungIkan / burung di pohon makam ibuIkan, diteruskan lewat pohon
Alat pengenal tokoh utamaSepatu / selop yang tertinggalAyunan ajaib yang hanya bergerak untuknya
Publikasi tertulis tertuaSekitar abad ke-9 (Ye Xian, Tiongkok)Tahun 1904 (versi Belanda, kolonial)
EndingMenikah dengan raja/pangeran, keluarga tiri dihukumMenikah dengan pangeran, keluarga tiri terungkap dan kalah

Bukan Klasifikasi Tanpa Perdebatan

Benarkah Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih Dongeng yang Sama?

Penting dicatat, klasifikasi Bawang Merah Bawang Putih sebagai ATU 510A bukan tanpa perdebatan di kalangan peneliti. Sebuah tesis dari Portland State University mencatat bahwa variasi plot antar versi Bawang Merah Bawang Putih di berbagai daerah di Indonesia begitu besar, sehingga cerita ini sering lolos dari kategorisasi tunggal yang pasti dalam indeks tipe cerita dan motif.

Sebuah kajian ekofeminis yang diterbitkan Persatuan Bahasa Melayu (plm.org.my) bahkan mengusulkan kemungkinan klasifikasi alternatif ATU 150A untuk varian Bawang Merah Bawang Puteh versi Malaysia, meski tetap mengakui posisinya yang kuat dalam rumpun tipe 510A secara umum. Artinya, “sama” di judul artikel ini lebih tepat dibaca sebagai “satu rumpun tipe cerita”, bukan kepastian tunggal yang disepakati semua ahli.

Dongeng Lain di Rumpun yang Sama

Benarkah Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih Dongeng yang Sama?

Rumpun ATU 510A tidak berhenti di dua cerita ini. Sebuah studi perbandingan sastra menemukan bahwa Bawang Merah Bawang Putih, Cinderella, dan Vasilisa yang Cantik dari Rusia punya latar dan alur berbeda, namun sama-sama membangun konflik lewat tokoh ibu tiri jahat. Studi lain tentang simbolisme alam dalam Bawang Merah Bawang Putih mencatat bahwa simbol ikan dan pohon dalam cerita ini berfungsi menggantikan sosok ibu kandung yang telah tiada — pola yang juga muncul di banyak varian Cinderella dunia lewat burung atau pohon di pusara ibu.

Menurut Wikipedia, tipe cerita Cinderella memiliki ribuan varian yang tersebar di berbagai budaya dunia, menjadikannya salah satu tipe cerita rakyat paling luas persebarannya.

Baca Juga Cyclops dalam Mitologi Yunani: Kenapa Makhluk Bermata Satu Ini Masih Viral?

FAQ

Apakah Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih benar-benar cerita yang sama?

Tidak identik. Keduanya masuk tipe cerita ATU 510A yang sama dalam indeks folklor, artinya berbagi struktur plot inti: anak tiri dianiaya, penolong gaib, dan pengenalan identitas di akhir cerita.

Mana yang lebih tua, Cinderella atau Bawang Merah Bawang Putih?

Cinderella jauh lebih tua dari segi catatan tertulis. Versi tertua yang diketahui, Ye Xian dari Tiongkok, tercatat sekitar abad ke-9. Bawang Merah Bawang Putih baru tercatat tertulis pertama kali tahun 1904.

Apa perbedaan utama antara kedua dongeng ini?

Cinderella versi Eropa dikenali lewat sepatu yang tertinggal. Bawang Putih dikenali lewat ayunan ajaib yang hanya bergerak untuknya. Penolong gaibnya juga berbeda bentuk di tiap versi, meski sama-sama melambangkan arwah ibu kandung.


Catatan redaksi: artikel ini disusun dari sumber akademik dan referensi folklor publik yang tercantum di bawah, tanpa klaim riset atau data internal pihak penerbit.

Sumber:

  • Wikipedia — “Cinderella”
  • Wikipedia — Category ATU 500–559
  • Fairy & Folk Tale Wiki (Fandom) — “ATU 510A: Cinderella”
  • Grokipedia — “Ye Xian” dan “Bawang Merah Bawang Putih”
  • TV Tropes — “Bawang Merah Bawang Putih (Literature)”
  • Harvard Library Research Guide — Folktale Classification and Structure
  • Portland State University, Honors Theses — A Comparative Study of the Indonesian Folktale “Bawang Merah”
  • Persatuan Bahasa Melayu (plm.org.my) — Nature Symbolism in Bawang Merah, Bawang Puteh
  • ResearchGate — Perbandingan Cerita Rakyat Bawang Merah dan Bawang Putih, Cinderella, dan Si Cantik Vasilisa

Search

Popular Posts

  • Benarkah Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih Dongeng yang Sama?
    Benarkah Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih Dongeng yang Sama?

    Ringkasan: Cinderella dan Bawang Merah Bawang Putih bukan cerita yang identik, tapi keduanya masuk kategori tipe cerita yang sama dalam indeks folklor internasional, yaitu ATU 510A. Kemiripannya ada di struktur cerita: anak tiri yang dianiaya, penolong gaib, dan pengakuan identitas di akhir kisah. Apa itu ATU 510A, dan kenapa dua dongeng ini disebut “sama”? Klaim…

  • Cyclops dalam Mitologi Yunani: Kenapa Makhluk Bermata Satu Ini Masih Viral?
    Cyclops dalam Mitologi Yunani: Kenapa Makhluk Bermata Satu Ini Masih Viral?

    cruisesplusinternational – Kalau ngomongin makhluk mitologi yang paling ikonik, nama Cyclops hampir pasti masuk dalam daftar. Makhluk raksasa bermata satu ini sudah menjadi bagian dari cerita rakyat dan mitologi Yunani selama ribuan tahun. Bahkan sampai sekarang, Cyclops, mitologi Yunani masih sering muncul dalam film, novel, game, komik, hingga berbagai karya budaya populer lainnya. Cyclops dikenal…

  • Kraken, Monster Laut Legendaris yang Menenggelamkan Kapal Raksasa
    Kraken, Monster Laut Legendaris yang Menenggelamkan Kapal Raksasa

    cruisesplusinternational – Laut selalu menyimpan misteri yang sulit dijelaskan. Sejak ribuan tahun lalu, para pelaut dari berbagai belahan dunia sering membawa pulang kisah tentang makhluk-makhluk raksasa yang menghuni kedalaman samudra. Dari sekian banyak legenda yang berkembang, salah satu yang paling terkenal adalah Kraken, monster laut berukuran luar biasa besar yang konon mampu menyeret kapal ke…

Categories

Tags